Sabtu, 10 Desember 2011

Membuat Media Belajar Fisika Sederhana

Media belajar sederhana merupakan media belajar yang menggunakan alat dan bahan yang ada disekitar kita. Media belajar fisika apa yaaa yang cocok ......

hmmm.... ini ada salah satu media belajar yang saya tahu dimana dapat membantu seorang guru dalam menjelaskan proses perpindahan kalor secara konveksi pada siswa SD.Dengan mengutamakan siswa aktif dalam pembelajaran maka baca berikut eksperimennya...


** Eksperimen 1:
1. Siapkan 4 buah botol kosong bekas minuman ringan atau botol yang bening.
2. Isilah botol ke-1 dengan air panas yang berwarna, anda bisa menggunakan teh, kopi atau pewarna lain. Semakin pekat semakin baik. Isilah botol ke 2 dengan air putih yang panas.
3. Isilah botol ke-3 dengan air dingin yang berwarna, jika perlu diberi es batu. Isilah botol ke 4 dengan air putih dingin.
4. Ambillah botol ke-3 dan letakkan di atas meja. Kemudian tutuplah botol ke-2 dengan kertas lilin atau plastik dengan rapat agar tidak tumpah saat dibalik.
5. Baliklah botol ke-2 sehingga mulut botol menempel pada mulut botol ke-3 (lihat gambar di samping)
6. Ingat botol air panas berada di atas.
7. Kepada semua yang hadir tanyakan siapa yang bisa mencampur kedua air berwarna dan putih tersebut tanpa harus menggerakkan botolnya?
8. Pasti tidak ada yang bisa.

** eksperimen 2:
Tibalah saatnya anda beraksi
1. Ambillah salah botol ke 1 dan taruh di atas meja. Kemudian tutuplah botol ke-4 dengan kertas lilin atau plastik dengan rapat agar tidak tumpah saat dibalik.
2. baliklah botol ke-4 dan tumpangkan dengan mulut botol saling beradu dengan botol ke-1.
3. Ingat botol air panas berada di bawah.
4. Dengan pura-pura mengerahkan suatu tenaga dalam, maka air berwarna tersebut pelan-pelan akan naik dan bercampur menjadi satu dengan air putih.



Mengapa bisa demikian?
Sebenarnya permainan di atas dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa konveksi. Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai oleh zatnya. Air Panas menyebabkan molekul-molekul saling berjauhan, dan menyebabkan air panas lebih ringan daripada air dingin. Air panas yang lebih ringan naik, dan air dingin yang lebih berat turun/ tenggelam. Ketika air berwarna yang dingin berada di bawah, maka tidak akan terjadi aliran air ke atas.

2 komentar: